Menurut Kantor Berita ABNA, surat kabar terbitan Israel 'Haartesh' menurunkan berita mengenai perjanjian peningkatan kerja sama antara Israel dengan Arab Saudi. Surat kabar berita tersebut menulis, "Arab Saudi dan Israel dengan dukungan Amerika Serikat sepakat untuk lebih meningkatkan kerjasama dan menegaskan Iran adalah musuh bersama.".
Media pers Israel tersebut menambahkan, kerjasama saling menguntungkan antara rezim Zionis Israel dengan keluarga Su'ud yang telah terjalin lama tersebut akan semakin ditingkatkan. Pertemuan antara Al Amir Salman, Menteri Pertahanan Arab Saudi dengan pejabat AS beberapa waktu sebelumnya adalah untuk memperbincangkan masalah tersebut dan Gedung Putih menyatakan dukungannya.
Disebutkan pula, diantara poin kerjasama Israel dengan Arab Saudi adalah upaya untuk menekan Iran untuk tidak menggunakan tenaga nuklirnya, kedua Negara tersebut berjani menggunakan pengaruhnya di dunia internasional untuk lebih menekan Iran secara politik dan ekonomi.
Lebih dari itu, Arab Saudi memanfaatkan isu perbedaan mazhab untuk lebih mengucilkan Iran di dunia Islam. Lewat dukungan fatwa kesesatan Syiah (mazhab mayoritas warga Iran) yang dilontarkan ulama-ulama Wahabi diharap Iran semakin tertekan dan kehilangan simpatik dari masyarakat muslim dunia.
Komentar Pembaca- Umat Islam Indonesia khususnya NU dan Muhamadiyah sbg ormas besar harus menjaga kewaspadaan terhadap peran dan pengaruh Saudi/Wahabi sbb dibalik kiprah Da'wah mrk ternyata menguntungkan Zionis dan As. [maskulin rijal]
- Siapp... Komandan... ! Vatikan jg mewaspadai Wabahi-Saudi [Paus Yohanes]